03 October 2011

Pattern Hunter


Pattern Hunter tercetus setelah saya sharing ide ini kepada Putri di sebuah warung makan bakmi jawa berbintang 6. Pattern Hunter ini ceritanya sebuah proyek abal-abal yang akan menginterview orang tentang barang-barang miliknya yang punya motif/pattern tertentu.  Tentang apa patternnya, warnanya, lalu bahannya apa, beli kapan dan dimana, harganya berapa, dan seterusnya. Hasil interviewnya nanti akan dipost di blog Pipette Pattern beserta foto motif barang dan orangnya juga. Jadi ajang narsis juga boleh asal mau diinterview. :p

Alasan dibalik Pattern Hunter ini simpel saja kok. Proyek abal ini saya harap bisa jadi pemicu untuk membentuk diri menjadi orang yang eksploratif. Setiap benda yang kita punyai, pasti punya cerita tersendiri. Nah, cerita dari orang-orang di sekitar kita itu yang akan kita eksplorasi. Walaupun teman dekat, kadang kita tidak tahu cerita dibalik gorden bermotif di rumahnya. Sekali lagi, hanya untuk melatih lebih eksploratif saja.

Lalu alasan selanjutnya, tentang bagaimana menyampaikan cerita-cerita tadi. Adalah hal penting ketika kita bisa menceritakan kembali apa yang sudah kita alami. Bukankah pekerjaan travel writer itu ada karena mereka berhasil menceritakan kembali apa yang sudah mereka alami dengan menarik?

Pada dasarnya, Pattern Hunter ini akan mengumpulkan pendapat-pendapat yang tak terduga dari teman-teman kita tentang motif-motif/pattern di sekitar kita! So, Let’s Hunt! :D

Siapapun boleh turut serta ambil bagian dalam proyek abal-abal (non-profit) ini. 
Silakan email ke ojanto@rocketmail.com 

02 October 2011

Hari Batik Nasional

Hari ini, 2 Oktober 2011 adalah Hari Batik.
Pipette patut ikut serta dalam merayakan hari besar Pattern Asli Indonesia ini.
Pipette berharap, semakin banyak yang menggunakan dan memproduksi batik setelah ini. :)

Wall of Stones

Teringat tentang hebatnya para pemecah dan penata batu. Ketika itu saya masih SD, jalan di depan rumah saya masih tanah yang banyak kerikil dan debu. Lalu datanglah proyek perbaikan jalan beserta para pemecah dan penata batu. Jalan depan rumah diubah menjadi jalan berbatu kali yang sudah dipecah-pecah, lalu ditata sedemikian rupa sehingga jalanan menjadi sedikit lebih baik. Tak lupa dengan ornamen rumput liar tumbuh di celah-celahnya. 

Sayang saya tidak punya fotonya. Tapi saya merekamnya dalam ingatan, begitu jelas jalan bebatuan itu. Lalu seiring waktu, saya melihat pola yang sama pada dinding di beberapa tempat. Pola inilah yang menjadi pemicu untuk menggambar bebatuan yang dipecah lalu ditata.


 hand drawn
The color is too hot

Kemudian terpikirlah untuk menindaklanjuti gambar itu. Saya berniat untuk menimpakan gambar-gambar abstraksi ini ke dalam produk-produk Ojanto, yaitu berupa pouch. Proses sablon saya coba untuk melakukan sendiri di rumah baru, yang masih sedikit blm nyaman ini. 

Printing Preparation 

Lalu memadukan abstraksi itu dengan warna-warna. Semakin larut malam, semakin saya penasaran dengan bebatuan-bebatuan warna-warni ini. Saya memakai pasta sablon fasde (water-based) dengan campuran sedikit rubber (oil-based) supaya tampilan warnanya bisa lebih bold.

 colors preparation

Kain yang digunakan adalah kanvas bertekstur, saya tidak begitu ingat nama jenis kanvas ini. ada 25 lembar kain yang sudah dipotong dan disablon untuk dijadikan pouch. Sekarang sedang dalam proses penjahitan. Semoga bisa cepat jadi dan siap terbang ke tangan kalian. :D

wall of stones on fabric

03 September 2011

Pattern : Gelas

"Urip ki gur mampir ngombe". Pernahlah saya mendengar ungkapan macam itu. Awalnya, saya berpikir bahwa ngombe yang dimaksud itu mabuk-mabukan miras. Akan tetapi di sisi lain, saya coba memahami bahwa yang dimaksud adalah hidup ini terlalu singkat. Adalah motivasi supaya kita melakukan hal-hal yang bermanfaat. 

Apapunlah isi dakwah itu, saya lebih fokus ke bagian ngombe-nya saja. Ngombe = minum = drink. Hal yang terlintas adalah minumannya, dan tentu saja gelas. Dan ini adalah pattern gelas yang bisa saya sajikan. Menarikkah untuk dijadikan pattern dalam kain? Semoga saja. Siapa tahu menjadi pelepas dahaga. :)

 original drawing

Suatu malam saya pergi membeli tinta bak, lalu coba menggores langsung ke kertas gambar menggunakan kuas. Karena belum terbiasa, saya merasa itu sangatlah susah. Tapi inilah awal percobaan saya. Selamat menikmati. :)

Pattern Gelas

30 August 2011

Stripes and Polka ( a Stop Motion Video)


Holla! Di penghujung Agustus ini saya mau menyampaikan sedikit cerita tentang cacing-cacing. Setelah sekian lama terkurung dalam kubangan aktivitas akademis, saya ingin sekali menggeliat. Menggeliat seperti cacing-cacing kalau ketemu cahaya matahari.

Merespon postingan sebelumnya, yaitu tentang 4 pattern yang seringkali kita temui, saya berusaha untuk membuat sesuatu yang baru. Dan inilah yang dapat kami sajikan. Sebuah video stop motion berjudul Stripes and Polka. Melalui video ini juga, kami ingin menyampaikan ucapan selamat lebaran dan liburan. Selamat menyaksikan ya.. :)


Seperti judulnya, tokoh yang berperan di dalamnya adalah Stripes, yaitu cacing dengan motif garis-garis di badannya. Juga Polka, cacing yang punya tutul-tutul dots di badannya. Yap! Pattern menjadi sesuatu yang mencirikan karakter masing-masing. Mereka tidak bersuara, hanya bergerak, bentuknya hampir sama. Yang membedakan hanya motif di badannya saja. Semoga kalian aware dengan karakter mereka. Hehe..

Stripes and Polka

Prosesnya hampir seharian penuh. Malam hari kami berpikir tentang konsep, lalu keesokan paginya kami mengeksekusinya. Persiapan property, lalu pemotretan yang memakan 480-an frames, lalu editing. Dan akhirnya kami dapat menyajikan.

 proses pemotretan

Alasan kenapa kami menggunakan cacing, tidak lebih dari sekedar cacing adalah hewan kecil yang mudah digambar dalam imajinasi saya dan Putri. Bentuknya oval namun panjang. Dan di badannya, ada space kosong yang siap diisi karakter-karakter yang kami inginkan, yaitu dengan pattern sederhana yang sudah saya bahas sebelumnya.

Singkat cerita, mereka dikisahkan sebagai 2 cacing yang sudah saling mengenal tapi terpisah. Dan inilah perjalanan mereka untuk saling bertemu. Begitu saja cerita singkatnya. Mungkin next time, kami akan menyematkan cerita yang lebih panjang biar lebih menarik.

Mengapa sebuah stop motion? Karena kami belum pernah melakukannya. Karena stop motion adalah jalan paling realistis bagi kami untuk menyajikan sebuah sajian gambar gerak. Dan alasan terakhir, karena kami terinspirasi dari sebuah stop motion gila yang digarap oleh salah street artist di luar sana. Cek saja blublu.org . Kalian akan terpana! :D

Jujur, saya juga menyukai hal-hal tentang street art. Mereka itu inspiratif sekali buat saya. Baru-baru ini saya sedang senang membuka web streetartutopia.com.  Banyak sajian tentang street art kelas dunia tentunya. Yang saya salut, tidak hanya gambar yang mereka sajikan, tapi kebanyakan membawa konten tertentu. Ada wacananya. Ringan tapi oke.

 Pattern Stripes and Polka

Kembali lagi ke Stripes and Polka, saya berencana untuk menjadikan project ini berefek ke hal-hal lain. Selain stop motion video, kami akan menyajikan Stripes and Polka menjadi sebuah pattern yang akan diproduksi menjadi printed fabrics. Dan tentunya, nanti akan kami bikin produk fungsional lainnya. Semoga saja kami berhasil. Amin. :)

Melalui Pipette Pattern, kami mengucapkan selamat lebaran dan liburan ya.. terima kasih sudah mau mampir! see you around!